Laman

Senin, 23 Agustus 2010

SPS 014 JADILAH SEPERTI KURA-KURA

SPS 014 JADILAH SEPERTI KURA-KURA

Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling daripadanya.(QS.12 Yusuf: 105)

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Selamat pagi SAHABAT, Semangat Pagi !!!

Di pagi hari ini, di Bulan Ramadhan yang mulia ini, ingin rasanya bertemu dengan sahabat semua yang dirindukan syurga.

Banyak sekali tanda-tanda kebesaran Allah yang dihamparkan didepan mata kita agar kita mau belajar agar hidup kita lebih indah dan mudah. Pernahkah Anda melihat seekor kura-kura, bagaimana cara berjalannya? Benar sahabatku, kura-kura berjalan dengan pelan dan mantap. Dari sinilah kita belajar, bahwa untuk mencapai kesuksesan Anda tidak perlu berlari cepat sampai nafas terengah-engah. Atur langkah kita dengan hati-hati sehingga terkesan pelan, namun dibalik langkah yang pelan itu ada kekuatan dan kemantapan.

Dan, ingat sahabatku bahwa kita jarang melihat kura-kura itu berjalan mundur. Apabila ada sesuatu yang dirasa mengancam dan mengkhawatirkan jiwanya, maka si kura-kura itu akan masuk ke dalam rumahnya. Demikian juga kita yang sedang melangkahkan kaki menuju tangga-tangga dan puncak kesuksesan, kita pantang mundur ke belakang. Apabila ada sesuatu kekhawatiran, cobalah berhenti sebentar dan masuklah ke rumah-rumah ibadah kita. Tenangkan hati kita dengan dzikir dan sholat, kemudian syukurilah semua nikmat Allah dengan cara mengingat-ingat nikmat Allah seraya mengucapkan ‘Alhamdulillah’. Jika hati sudah merasa tenang kembali, keluarlah dari rumah kita untuk melanjutkan langkah-langkah kita.

Dengan cara inilah, kura-kura bisa hidup sangat lama bahkan lebih dari seratus tahun. Demikian pula kita jika menggunakan filosofi kura-kura akan bisa hidup dalam usaha untuk menggapai impian dengan waktu yang lebih lama. Sehingga kita akan menjadi kura kura ninja.

Sebaliknya, kalau kita tergesa-gesa, lompat sana lompat sini, kita bagaikan seekor kelinci. Bagaimana akhirnya? Akhirnya kita hanya akan menjadi kelinci percobaan. Tersenyumlah wahai sahabat.....

Giliran Anda:
Saat bulan Ramadhan ini adalah saat yang paling utama dan banyak mendatangkan rahmat dan barakah tatkala Anda meramaikan bulan suci ini dengan banyak melangkah ke masjid untuk mendekatkan diri pada Allah. Ingat kesuksesan pada hakekatnya adalah karunia Allah.

Tekad hari ini:
Hari ini dengan hati yang penuh syukur dan rasa tenang saya melangkahkan kaki ini menuju impian saya dengan penuh keyakinan bahwa dengan pertolongan Allah saya pasti SUKSES!!

Inspirasi dan motivasi
Kadang-kadang, saat kita sedang terpuruk, jalan keluar yang terbaik adalah tertawa dan terus maju, karena beberapa aspek kehidupan memang tidak bisa ditanggapi terlalu serius. Dunia adalah permainan dan sendau gurau.

wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Selasa, 01 Juni 2010

SPS 013 INGAT HASIL AKHIR

SPS 013 INGAT HASIL AKHIR

Dan sungguh, akhirat itu lebih baik dari pada permulaan. (QS 93 Adh-Dhuha: 4)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat pagi SAHABAT, Semangat Pagi !!!
Di pagi hari ini, setelah beberapa saat tidak menjumpai Anda semua, hari ini saya ingin kembali menyapa dengan senyuman penuh makna.

Sahabat semua yang dirindukan syurga, sudah menjadi hal “biasa” dialami oleh semua orang yang kini telah merasakan sebuah “kesuksesan”, pada saat awal perjalanannya yaitu saat permulaannya penuh dengan “tantangan”. Tantangan bisa menjelma dalam berbagai bentuk rintangan, rasa takut dan berbagai tekanan psikologi lainnya. Jika hal ini datang, cobalah alihkan perhatian Anda pada “hasil akhir” yang ingin Anda raih, alih-alih Anda telah berada di garis finish perjalanan Anda. Ambil tempat yang penuh keheningan, syukuri kebaradaan Anda hari ini pada sebuah anak tangga kesuksesan walaupun mungkin belum setinggi yang Anda inginkan, kemudian lihatlah Anak tangga berikutnya sambil tersenyum memandang saat Anda berada di sebuah puncak tangga kesuksesan.

Ingat sahabatku, setiap kali kaki Anda menginjak sebuah anak tangga dari sebuah perjalanan menuju akhir kesuksesan Anda, Anda perlu berhenti sebentar, berhenti sebentar, sekali lagi berhenti sebentar seraya mensyukuri semua kesuksesan dan kenikmatan yang sampai detik ini Anda rasakan. Sehingga hati Anda penuh dengan kelimpahan kebahagiaan. Anda harus menjaga kondisi positif pada pikiran dan perasaan Anda.

Giliran Anda:
Carilah karunia dalam segala sesuatu, terutama jika Anda menghadapi sesuatu yang tampak sebagai situasi negatif. Segala sesuatu yang Anda tarik akan membuat Anda tumbuh, artinya pada akhirnya segala sesuatu adalah demi kebaikan Anda sendiri. Menyesuaikan diri dengan jalan baru dan arah baru akan memerlukan kualitas dan kekuatan baru, dan kualitas-kualitas ini selalu persis seperti yang kita butuhkan untuk mencapai hal-hal besar yang ada di depan hidup kita.

Tekad hari ini:
Tantangan hari ini adalah latihan bagi saya agar tumbuh menjadi besar. Saya yakin esok hari akan datang sebagai hari-hari penuh kesuksesan.

Inspirasi dan motivasi
Tertundanya pemberian setelah engkau mengulang-ulang permintaan, janganlah membuatmu berpatah harapan. Allah menjamin pengabulan doa sesuai dengan apa yang Dia pilih buatmu, bukan menurut apa yang engkau pilih sendiri, dan pada saat yang Dia Allah kehendaki, bukan pada waktu yang engkau ingini. (Al-Hikam)

wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Senin, 17 Mei 2010

SPS 012 ENERGI KESUKSESAN

SPS 012 ENERGI KESUKSESAN

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan amat kikir. Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya. (Al-Ma’arij: 19-23)

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Selamat pagi SAHABAT, Semangat Pagi !!!

Sahabat yang dirindukan syurga. Sudah menjadi karakter manusia secara umum punya potensi negatif, dan Allah punya penawar yaitu Shalat. Maka, bagi mereka yang merasa telah cukup baik, hanya menganut nilai-nilai positif dalam teori humanisme semata, seperti bahwa dirinya tidak pernah mengganggu sesama, meski ia tidak pernah shalat, itu belum cukup menurut pandangan Allah bagi kehidupan seorang mukmin.

Sahabat, di dalam urusan ibadah kita diatur menurut apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Kemudian kita diajarkan untuk khusu’, karena dalam shalat yang khusu’ terdapat sumber energi yang sangat besar. Setiap yang bergerak memerlukan energi. Kadang energi diperlukan untuk melahirkan energi baru. Seperti angin yang berhembus lalu menggerakkan kincir untuk menghasilkan energi listrik.

Begitulah sahabatku, logika energi bagi seorang mukmin secara mendasar ada pada prinsip-prinsip ibadah. Inilah rahasia kesuksesan kita, mengapa dalam ayat Al-Qur’an, Allah dengan jelas mengatakan bahwa manusia tidak diciptakan melainkan untuk beribadah. Karena ibadah adalah sebuah energi yang DAHSYAT.

Dalam kehidupan seorang muslim, kebaikan dan kebajikan memang punya medan yang berhampar-hampar. Dari yang sepele hingga yang besar. Dari tersenyum kepada sesama sampai menolong orang yang kesusahan. Tetapi menjadi baik tanpa ibadah formal, tanpa ritual wajib seperti sholat atau puasa yang telah diperintahkan, tidaklah ada artinya....

Giliran Anda:
Anda harus memulai hidup setiap paginya dengan sholat berjamaah di masjid atau mushola. Sehingga setiap langkah-langkah Anda akan menghimpun banyak kebaikan dan energi yang dahsyat.

Tekad hari ini:
Jika dunia adalah permainan maka ibadah dalam urusan agama bagi saya bukan untuk permainan apalagi sendau gurau. Saya ingin melihat wajah Allah.

Inspirasi dan motivasi
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat. (QS. Al-Mu’minun: 1-4)

wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Minggu, 16 Mei 2010

SPS 011 KITA YANG TELAH MEMILIH

SPS 011 KITA YANG TELAH MEMILIH

Dan katakanlah:” Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu, maka barangsiapa yang ingin silahkan beriman, dan barangsiapa yang ingin silahkan ia kafir…. (QS. Al-Kahfi: 29)

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Selamat pagi SAHABAT, Semangat Pagi !!!

Pagi hari ini terasa sejuk sekali, semalam hujan... Alhamdulillah segar sekali.

Sahabat, suatu hari Umar bin Khaththab sebagai seorang khalifah sedang duduk dan dihadapannya ada seseorang yang ditangkap karena dituduh mencuri. Umar mencoba untuk membuktikannya. Ketika ditanya apakah dia melakukannya, dengan ringan orang itu menjawab, “Taqdirlah yang membuatku melakukan ini.” Umar tidak banyak bicara, dia bangkit dari tempat duduknya dan memukul orang itu dengan keras. Orang itupun mengaduh dengan memelas bertanya kepada Umar sambil memegangi bagian yang dipukul, “Mengapa kau memukulku?” Kali ini Umar yang menjawab dengan sangat ringan, “Ya, karena taqdirku sekarang ini harus memukulmu.”

Umar ra tidak sedang bermain-main dengan taqdir, juga bukan karena ia tahu taqdirnya hari itu. Sehebat Umar ra tetaplah manusia yang tidak mengetahui taqdirnya hari ini. Tetapi Umar ra ingin mengajarkan pada kita, bahwa berlindung di balik taqdir dari dosa yang kita lakukan adalah kesalahan besar. Tentunya dari hati yang paling dalam, pencuri yakin bahwa dirinyalah yang telah melakukan pencurian atas dasar keputusan hatinya sendiri.

Segala tingkah polah kita adalah hasil dari keputusan hati kita terhadap pilihan-pilihan hidup. Setelah itu yang tersisa adalah pertanggungjawaban di pengadilan Allah dengan kita sendiri sebagai saksinya. Kita sadar sebagai pelakunya, kita sadar telah memilihnya. Maka pilihan dan kehendak kita seharusnya kita arahkan kepada hal yang akan membawa kita kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Ingat ini sahabatku.....

Giliran Anda:
Sekali lagi, sudahkah Anda memilih keinginan-keinginan untuk dunia dan akhirat Anda. Pilihan Anda hari ini akan menentukan masa depan Anda, menjadi apa dan mendapatkan apa. Tersenyumlah....

Tekad hari ini:
Saya dengan penuh kehati-hatian melangkahkan kaki ini ke arah impian saya dengan diringi doa serta berserah diri pada Dia Allah Sang Kekasih saya.

Inspirasi dan motivasi
Lorong hidup kita tidak selamanya terang. Terkadang kita harus melalui masa-masa yang gelap. “Ada hari untuk kita dan ada hari yang bukan milik kita,”

-- Seorang penyair

wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

SPS 010 BERMIMPILAH

SPS 010 BERMIMPILAH

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
(28 Al-Qashash: 77)

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Selamat pagi SAHABAT, Semangat Pagi !!!

Pagi hari ini kita bersyukur karena kita kembali hidup dengan senyuman karena mimpi-mimpi indah semalam.

Sahabat, mimpi hari ini adalah kenyataan akan datang. Maka bermimpilah, karena untuk bermimpi anda tidak perlu membeli. Dan bermimpi besarlah, karena sebesar apapun impian Anda tidak ada seorang pun yang melarangnya. Allah mengajarkan pada kita, bahwa impian terbesar kita tidak hanya sekedar terbatas pada dunia. Namun jauh lebih tinggi dari sekedar kesuksesan dunia yaitu setinggi apapun yang Anda inginkan tentang kebahagiaan akhirat.

Ada sebuah cerita cukup bagus untuk Anda yang berani bermimpi besar. Ada seorang guru yang pada suatu hari membawa sebuah ember besar dan meletakkannya diatas meja di depan kelas. Semua murid-muridnya heran, untuk apa ember besar itu? Lalu sang guru tersebut meminta salah seorang siswa yang besar dan kuat untuk mengambil batu-batu besar dan memasukkannya satu persatu ke dalam ember tersebut. Setelah kelihatan penuh, guru tersebut bertanya : “Apakah sudah penuh?” Serentak semua siswa menjawab “sudah.” Kemudian guru tersebut meminta seorang siswa tersebut untuk memasukkan kerikil kecil ke dalam ember besar, ternyata sedikit demi sedikit kerikil itu pun masuk. Lalu, sang guru tersebut membawa satu ember kecil pasir, dan dimasukkanlah pasir tersebut ke dalam ember besar. Ternyata masih bisa masuk. Setelah selesai, sang guru berkata: “Inilah gambaran diri kita, kalau kita pertama memasukkan ke dalam otak kita pikiran-pikiran dan impian-impian besar dulu maka pikiran-pikiran kecil akan mampu kita masukkan ke dalam otak kita.”

Bisakah kita memasukkan batu-batu besar ke dalam ember kalau di dalam ember sudah penuh dengan pasir? Orang yang terbiasa berpikir kecil akan sulit untuk memikirkan hal-hal besar. Berpikirlah yang besar!!

Giliran Anda:
Tuliskan 101 impian Anda sejak sekarang sampai Anda bertemu dengan Allah Sang Pencipta. Dari yang kecil sampai yang besar. Rasakan dengan penuh bahagia saat Anda menuliskannya.

Tekad hari ini:
Setiap hari saya awali hari-hari saya dengan membaca semua impian saya. Inilah jalan hidup yang saya pilih dan saya lalui.

Inspirasi dan motivasi
Belajarlah untuk hening, alihkan perhatian dari apa yang tidak Anda inginkan serta muatan emosional di sekitarnya, dan tempatkan perhatian pada apa yang ingin Anda alami. Energi mengalir ke mana perhatian ditumpahkan.

-- Michael Bernard Beckwith

wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh