Laman

Jumat, 22 Juli 2011

Bertekad Untuk Terus Berkembang

Carilah cara yang lebih baik untuk melakukan sesuatu di segala bidang kehidupan anda secara terus menerus. Orang-orang Jepang mempunyai sebuah istilah untuk konsep pengembangan diri yang berkelanjutan, kaizen. Kemajuan dan kesuksesan datang kepada mereka yang berlatih dan terus berlatih. Jika anda sadar akan hal itu, anda akan bisa menjadi suami atau istri, putra, putri, teman, majikan, pekerja, atlit dan warga negara yang lebih baik.

Komitmen datang dari dalam dan seringlah diuji. Ukurlah diri anda dengan standar terbaik. Kebanyakan orang lain memilih untuk menjadi rata-rata. Itulah arti rata-rata. Anda tidak akan tahu batas kemampuan anda jika anda tidak selalu mencoba. Tolaklah istilah cukup bagus. Bertekadlah untuk menjadi yang sempurna. Teliti satu persatu tujuan anda dan pikirkan bagaimana anda bisa berkembang sebesar satu persen setiap bulan.


Kesuksesan adalah sebuah perjalanan. Kesuksesan bukanlah pekerjaan cepat. Kenikmatannya ada pada proses pencapaiannya. Jangan anggap kesuksesan sebagai sebuah puncak yang harus di daki, tetapi sebuah dataran tinggi yang harus dilewati. Selalu dorong anak-anak atau pekerja untuk melakukan sesuatu yang terbaik dan tidak berhenti. Pagarilah diri anda dan mereka dengan pagar yang tinggi. Anda semua akan menjadi orang yang lebih baik.

Jangan Memperumit Masalah

Jangan memperumit hidup anda. Berpikirlah sebelum bertindak. Pertama, carilah cara dan jawaban yang sederhana yang kecil kemungkinannya untuk salah. Bekerjalah dari hal-hal dasar. Yakinkan bahwa anda mengerti tugas atau masalahnya sebelum anda mulai. Ketahui standar waktu dan kinerja yang mengindikasikan pencapaian yang sempurna. Kaji ulang cara anda melakukan sesuatu. Apakah tugas tersebut menghabiskan seluruh waktu anda? Apakah tugas tersebut sepadan dengan waktu yang anda gunakan untuk mengerjakannya? Apakah anda punya sumber-sumber yang diperlukan? Bisakah tugas tersebut didelegasikan? Jika bisa, apakah anda telah menunjuk orang yang tepat untuk menyelesaikan tugas tersebut? Penelitian anda, waktu-waktu hening anda, komitmen anda terhadap kerja tim dan daftar prioritas tugas anda, semuanya seharusnya membantu anda. Sisihkan yang tidak penting. Bahkan filosofi yang mendasari Prinsip-Prinsip ini dapat disimpulkan dengan sederhana. Kembangkan diri anda dan bantulah orang lain.

Kamis, 24 Maret 2011

MUNAJAT CINTA - AKU BERMIMPI KE BULAN

AKU BERMIMPI TERBANG KE BULAN

Satu pekan terakhir dalam hari-hari setelah ulang tahunku yang ke 39 tanggal 24 Mei 2010, aku bermimpi naik pesawat pergi ke bulan dan melihat bumi begitu kecil. Lalu apa sebenarnya yang sedang aku cari dalam perjalanan hidupku ini. Aku pun mencoba mencari hadits Rasulullah saw untuk menafsirkan arti mimpiku dan aku temukan sebuah hadits di Riyadush Shalihih:

Djarir bin Abdullah ra berkata: Kami bersama Rasulullah saw, tiba-tiba Rasulullah melihat bulan purnama dan bersabda: Kamu akan melihat Tuhan kamu sebagaimana melihat bulan ini, tidak silau dalam melihat dan tidak keliru.

Dan aku pun menulis sebuah puisi saat aku berada di Bus Nusantara menuju ke Jakarta, ini puisiku sebagai sebuah cerminan tentang apa yang aku impikan:

Andai kau tahu sahabat,

Luapan cahaya dari ruh cintaku,

Aku hidup dengan satu keyakinan

Quantum yang terpancar dari diriku,

Semakin dahsyat,

Hingga saat impian suciku datang,

Aku tersenyum dalam balutan kesturi di kota suci ini.

Setyadi 04062010

Umurku menjelang 40 tahun, jika aku melihat Rasulullah maka saat umur 40 tahun Beliau mulai beruzlah. Maka akupun harus melakukan hal yang sama. Lalu bagaimana caranya, dimana dan berguru dengan siapa?

Sudah adzan ashar, aku berhenti dulu....

Pati, Ahad 13 Juni 2010

Ya Allah, aku adalah hamba-Mu yang masih bodoh, aku belum mengenal-Mu, maka kini aku ingin belajar dari diriku sendiri. Sesungguhnya apapun yang Engkau karuniakan padaku adalah sarana bagiku untuk lebih mengenal-Mu.

Perjalananku untuk mengenal-Mu butuh kesabaran.

Kapan kan sampai? Tak usah aku bertanya karena sesungguh waktu adalah bagian dari apa yang Engkau ciptakan. Dan Engkau yaa Allah, tidak ada sesuatu apapun yang membatasi-Mu. Maka bagi-Mu yaa Allah, tidak ada waktu yang membatasi. Maka itu menjadi bagian dari Rahasia dalam perjalananku menuju cinta-Mu yaa Allah. Saat nanti Engkau lepaskan diriku dari kungkungan waktu dengan cara yang Engkau pilihkan untukku.

Jumat, 03 Desember 2010

AKU MASIH BANYAK BELAJAR

Sahabat....., lama saya merenungkan tentang apa yang harus aku lakukan dengan nilai diri yang telah aku susun dan aku jalankan selama ini. "Cinta" adalah nilai diri diurutan pertama. Dengan cinta ini aku pimpin semua lembaga dan usaha yang sekarang sudah banyak bermunculan. Dan aku merasa seakan-akan aku menjadi tidak tegas jika berhadapan dengan karyawan atau staff karena rasa cinta yang ada dalam hati ini.

Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, dengan kasih sayang-Nya Allah mengajari manusia bahwa Dia juga menyediakan neraka agar keadilan bisa ditegakkan. Maka kini aku harus mengubah pola yang selama ini aku jalankan. Dengan bahasa cinta aku memimpin semua usaha ini tanpa mengurangi sikap tegas yang harus aku tunjukkan agar seluruh lini berjalan dalam rel yang telah ditentukan.

Sebulan yang lalu, setelah aku konsultasi dengan Komite Sekolah, kemudian aku kumpulkan semua pengurus yayasan pada tanggal 8 Nopember 2010, aku sebagai Ketua Yayasan mengambil keputusan yang intinya: semua karyawan baik staff maupun guru tidak dilarang mendaftarkan diri sebagai CPNS Pusat maupun Daerah, syaratnya sebelum mendaftarkan diri yang bersangkutan harus mengajukan surat pengunduran diri kepada yayasan melalui ketua lembaga masing-masing sebagai staff/guru yayasan. Dengan dasar inilah Yayasan membuat surat keputusan pemberhentian dengan hormat kepada yang bersangkutan, dan Yayasan yang diwakili bidang pendidikan dibantu tim dari masing-masing lembaga melakukan rekrutmen karyawan baru untuk menggantinya. Ini aku rasa jalan tengah.

Ternyata, hal ini menimbulkan respon yang sangat banyak, ibarat hari ada siang ada malam. Dan aku sampaikan kepada semua Kepala Lembaga bahwa lebih baik aku mengambil langkah walaupun menimbulkan gejolak ketimbang aku tidak mengambil langkah apapun untuk menyikapi situasi dilematis ini. Aku tersenyum, keputusan ini adalah sebagai latihan keberanian untuk semua yang ada di seluruh lembaga. Sebagaimana dulu saya berani mengambil keputusan mundur dari PNS Depkeu untuk melangkah dijalur bisnis. Luar biasa hasilnya....!!!

Aku harus tetap tegas tanpa mengurangi rasa cinta dan tanpa menggunakan kekerasan. Aku yakin sebagaimana yang diajarkan Bpk. Sudhamek CEO GarudaFood bahwa setiap ada yang keluar dari perusahaan atau usaha kita, satu orang atau bahkan lebih dari karyawan maka pasti akan ada ganti yang lebih baik dan lebih loyal. Yang jelas, hati ini harus tetap bersih dari rasa dengki dan iri. Ingat dunia ini sementara yang kekal hanyalah akhirat.

Ya Allah, aku rindu senyuman-Mu....


Senin, 06 September 2010

SPS 015 JIKA ANDA INGIN KAYA

SPS 015 JIKA ANDA INGIN KAYA

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
(QS.31 Lukman: 12)

Assalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh

Selamat pagi SAHABAT, Semangat Pagi !!!

Di pagi hari ini, di penghujung Bulan Ramadhan yang mulia ini, saya ingin menyapa kembali pada sahabat emas semua. Sahabat yang penuh semangat untuk menggapai impian yang mulia.

Sehabis shalat subuh berjamaah di mushola, saya ambil Al-Qur’an kemudian saya baca dan mentadaburinya. Saya baca kisah Lukman dalam surat Lukman kemudian saya sampaikan kisah ini pada istri saya yang baru selesai tilawah Al-Qur’an. Kisah ini mengingatkan saya dan juga sahabat semua akan Rahasia Syukur yang DAHSYAT. Di awal kisah ini, Allah mengawali dengan mengingatkan kita semua akan sebuah HIKMAH yang diberikan Allah pada Lukman. Firman Allah: Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". (QS.31 Lukman: 12)

Cermati ujung akhir ayat ini wahai sahabat, muaranya adalah “Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. Jika kita berpikir cerdas, ada satu hal yang tersirat bahwa siapapun diantara kita yang ingin muara perjalanan hidup ini menjadi hamba Allah yang Kaya dan juga Terpuji, kita harus mengawali hidup ini dengan menumbuhkan rasa syukur. Kesyukuran yang dilakukan setiap harinya akan menumbuhkan perasaan berkelimpahan, melahirkan rasa ketenangan, dan menyadarkan kita bahwa kita ternyata kaya. Padahal kemiripan akan menarik kemiripan sebagaimana Allah ajarkan pada kita bahwa “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula” (QS An-Nur: 26), sehingga kelimpahan dan ketenangan serta kekayaan yang ada dalam diri kita akan menarik banyak kelimpahan dan ketenangan serta kekayaan. Dan pada akhirnya semua rasa syukur ini akan kembali untuk kebaikan diri kita.

Giliran Anda:
Bersyukurlah wahai sahabat niscaya Anda akan jadi kaya.

Tekad hari ini:
Saya beribadah karena saya ingin menjadi hamba Allah yang bersyukur. Ingat wahai diri, saya harus jadi hamba Allah yang bersyukur.

Inspirasi dan motivasi
Satu waktu, Aisyah berkata,”Jika Rasulullah melaksanakan shalat, Beliau berdiri lama sekali sampai kedua telapak kaki Beliau pecah-pecah,” Aisyah ra kemudian bertanya kepada Rasulullah saw,”Wahai Rasulullah, mengapa engkau berdiri seperti ini, padahal dosamu yang terdahulu dan yang akan datang telah diampuni?” Lalu Rasulullah saw menjawab,”Wahai Aisyah, apakah aku tidak boleh jika ingin menjadi seorang hamba yang bersyukur?” (HR Muslim)

wassalāmu’alaikum warahmatullāhi wabarakātuh